in Artikel Kesehatan

Penyebab Kematian pada Ibu Terkait Kehamilan dan Melahirkan

Kenali Penyebab Kematian pada Ibu Terkait Kehamilan dan Melahirkan

Percaya atau tidak jika kehamilan dan melahirkan bagi sebagian orang dapat menyebabkan kematian. Ketahui penyebab kematian pada ibu terkait kehamilan dan melahirkan.

Selamat datang di salah satu website resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen resmi pusat penjualan obat herbal secara online yang terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya.  Pada kesempatan kali ini pihak Alfian Herbal akan memberikan informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi “penyebab kematian pada ibu terkait kehamilan dan melahirkan“.

Nah, berhubung pada website resmi ini tidak hanya produk herbal atau informasi tentang pengobatan penyakit saja yang dapat kami sampaikan, kutipan sederhana seperti artikel kesehatan ini juga dapat kami sampaikan meskipun singkat namun insyaAllah mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. Simak terus sampai tuntas ulasan berikut!

penyebab-kematianPenyebab kematian pada ibu terkait kehamilan dan melahirkan -, Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kematian ibu didefinisikan sebagai kematian yang terjadi saat masa kehamilan atau dalam kurun waktu 42 hari setelah berakhirnya kehamilan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor, kecuali kecelakaan. Di Indonesia, Angka Kematian Ibu (AKI) ini masih tergolong tinggi, lho!

Mungkin kamu pernah mendengar kalimat bahwa wanita sedang mempertaruhkan nyawanya ketika dia sedang hamil dan melahirkan. Hal itu memang benar adanya, karena jika kehamilannya tidak sehat atau proses persalinan tidak berjalan dengan lancar, bisa-bisa nyawa yang jadi taruhannya. Oleh karena itu, bagi kamu yang berencana atau sedang hamil, sangat penting untuk mengetahui penyebab kematian ibu agar kamu lebih bisa mengantisipasi faktor-faktor yang dapat merenggut nyawa ibu hamil.

Berikut beberapa penyebabnya (dikutip dari AloDokter.com) :

Perdarahan post partum secara berlebihan (PPH). Ini adalah penyebab kematian pada ibu paling umum terkait melahirkan di negara maju. Kondisi ini terjadi ketika kamu mengalami perdarahan parah usai melahirkan (lebih dari 500 ml usai melahirkan secara normal atau lebih dari 1000 ml usai operasi caesar).

Perdarahan ini biasanya dapat terjadi dalam kurun waktu sehari atau bisa juga hitungan minggu pasca persalinan. Perdarahan postpartum ditandai dengan keluarnya darah dari vagina yang terjadi terus-menerus. Bila dibiarkan, tekanan darah akan menurun atau mengalami syok. Kondisi ini ditandai oleh pusing, keringat dingin, jantung berdetak cepat, tubuh lemah atau ingin pingsan.

PPH sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Otot rahim tidak bisa berkontraksi dan menekan pembuluh darah dan mengurangi aliran darah. Kondisi ini disebut atonia uteri.
  • Jalur-jalur persalinan mengalami cedera, contohnya luka sayatan pada perineum akibat menjalani episiotomi.
  • Jaringan plasenta atau janin tertahan di dalam rahim.
  • Darah sulit membeku.
  • Rahim pecah.
  • Plasenta menutup jalan lahir (plasenta previa)

Preeklamsia-, Sebenarnya memiliki tekanan darah tinggi saat hamil merupakan hal yang umum terjadi, namun bisa juga berubah fatal. Tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dengan baik saat hamil dapat berubah menjadi masalah serius, yakni preeklamsia. Preeklamsia adalah kondisi tekanan darah tinggi disertai rusaknya organ pada tubuh dan ditemukannya protein dalam urine. Biasanya kondisi ini terjadi setelah lima bulan kehamilan. 

Kamu lebih berisiko mengalami preeklamsia jika baru pertama kali hamil, mengandung saat berusia di bawah 20 tahun atau di atas 40 tahun, kelebihan berat badan, ada keluarga yang mengalami tekanan darah tinggi saat hamil, mengandung bayi kembar atau memiliki riwayat penyakit kronis (tekanan darah tinggi, masalah ginjal, atau diabetes).

Mengidap penyakit tertentu. Penyakit yang sudah kamu derita sebelum hamil dan masih kamu bawa hingga berbadan dua juga bisa membahayakan nyawamu. Apalagi jika kondisi tersebut tidak mendapat penanganan yang baik. Beberapa jenis penyakit yang dimaksud antara lain penyakit ginjal, kanker, jantung, tuberkulosis, anemia, HIV/AIDS, atau penyakit lain yang kamu derita.

Infeksi (biasanya terjadi setelah melahirkan). Salah satu infeksi yang dimaksud yaitu sepsis Infeksi ini bisa memburuk dan memicu penurunan tekanan darah (syok septik). Syok ini bisa dengan cepatnya merusak beberapa organ seperti ginjal, hati, atau paru-paru, yang mana hal ini bisa menyebabkan kematian.

Untuk menghindari hal-hal buruk menimpa dirimu, kamu disarankan untuk rutin memeriksakan diri ke dokter sebelum dan selama kehamilan. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi masalah kesehatan apa yang kamu derita sebelum hamil, agar bisa ditangani dengan baik dan tidak memburuk selama kehamilan. Atau jika kamu memiliki riwayat penyakit, katakan kepada dokter agar dia bisa merekomendasikan perawatan yang tepat untukmu.

Baca Juga | Terapi Vertigo Di Rumah Paling Mudah Dilakukan

Bagi anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan, jangan lupa untuk terus mengunjungi situs http://obatlemahsyahwatpalingampuh.alfianherbal.com/ untuk mengetahui artikel kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Alamat web diatas sekedar memberitakan seputar produk herbal yang berkualitas dan berbagai macam kutipan kesehatan, jadi simpan baik-baik link tersebut jika suatu saat anda membutuhkan baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!!

Alamat Kantor Pusat Agen Resmi Alfian Herbal :

Jl Noenoeng Tisna Saputra Kp Sindanggalih Gg Pos Giro Rt 01 Rw 12 Kec. Tawang Kota Tasikmalaya 46115.

Penyebab Kematian pada Ibu Terkait Kehamilan dan Melahirkan

Written By:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *