in Artikel Kesehatan

Penyebab Sulit Buang Air Besar dan Tips Untuk Mengatasinya

Ketahui penyebab sulitnya buang air besar dan tips untuk mengatasinya. Karena sistem pencernaan tidak selalu lancar namun juga terkadang sering terhambat .

Selamat datang dan terimakasih karena telah berkunjung ke salah satu website resmi milik Alfian Herbal Agen Resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi penyebab sulit buang air besar dan tips untuk mengatasinya.

Penyebab sulit buang air besar dan tips untuk mengatasinya | Penyebab susah buang air besar sering kali sulit untuk diketahui secara pasti. Namun, secara umum ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan konstipasi atau sulit buang air besar, antara lain pola makan yang buruk, kehamilan, menunda buang air besar, pengaruh obat-obatan, atau karena kondisi kesehatan tertentu.

babDalam istilah medis, sembelit atau susah buang air besar sering disebut dengan konstipasi, terjadi ketika frekuensi buang air besar menjadi berkurang. Sebenarnya frekuensi buang air besar bisa berbeda-beda pada tiap orang. Tidak ada patokan baku mengenai berapa kali normalnya buang air besar dalam sehari atau seminggu. Sebagian orang buang air besar sebanyak 1-2 kali seminggu. Sebagian lainnya ada yang buang air besar hingga tiga kali sehari. Namun, biasanya tidak buang air besar selama tiga hari atau lebih sudah dapat dikatakan terlalu lama. Ini karena setelah tiga hari, struktur tinja menjadi lebih keras dan lebih sulit untuk dikeluarkan.

Lalu apa saja kondisi yang umumnya menjadi penyebab susah buang air besar?

  • Pola Makan yang Buruk

Kekurangan serat buah-buahan, sayur-sayuran, dan sereal, serta kekurangan cairan dapat memicu konstipasi. Selain itu, perubahan pola makan dan terlalu banyak mengonsumsi produk susu juga bisa menyebabkan susah buang air besar. Di samping itu, gangguan makan juga ikut berkontribusi terhadap terjadinya konstipasi. Orang yang memiliki berat badan yang tidak ideal, seperti terlalu kurus atau terlalu gemuk, juga bisa mengundang konstipasi.

  • Kehamilan

Sekitar 40 persen wanita hamil mengalami konstipasi selama kehamilan, terutama pada periode awal kehamilan. Konstipasi dapat dialami ibu hamil karena selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak hormon progesteron yang efeknya dapat mengendurkan otot sehingga menyulitkan otot usus untuk berkontraksi. Sebagai akibatnya, ibu hamil kesulitan untuk buang air besar.

  • Menunda Buang Air Besar

Sering kali anak-anak maupun orang dewasa memiliki keengganan pergi ke toilet untuk buang air besar, entah karena alasan takut, malu, tidak memiliki privasi untuk menggunakan toilet, atau berbagai alasan lain. Namun, menunda-nunda untuk buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya, justru berisiko mengundang konstipasi. Dengan kata lain, bersegeralah dalam menjawab panggilan alam ini.

  • Pengaruh Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan efek samping berupa susah buang air besar. Obat-obatan tersebut bisa meliputi suplemen kalsium, suplemen zat besi, obat antiepilepsi, antidepresan, antipsikotik, obat-obatan diuretik, serta obat pereda nyeri yang bisa kemungkinan bersifat candu, seperti kodein dan morfin. Selain itu, obat untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti alumunium antasida, dapat menimbulkan konstipasi juga.

  • Memiliki Kondisi Kesehatan Tertentu

Pada kasus yang jarang terjadi, kesulitan untuk buang air besar bisa dianggap pertanda adanya kondisi medis tertentu, seperti diabetes, sindrom iritasi usus besar, hiperkalsemia atau kelebihan kalsium dalam darah, kelenjar tiroid yang kurang aktif, multiple sclerosis, penyakit parkinson, fisura anal, penyakit peradangan usus, kanker usus besar atau dubur, atau cedera saraf tulang belakang.

  • Faktor-faktor Psikologis

Kesulitan buang air besar bisa terjadi pada mereka yang memiliki masalah psikis, seperti stres, kecemasan, depresi, trauma kekerasan, atau pelecehan seksual.

Berikut cara mudah mengatasi susah buang air besar

  • Asupan Tinggi Serat

Makanlah lebih banyak buah-buahan dan sayuran. Ini berarti minimal lima porsi buah atau sayuran setiap hari. Serat didefinisikan sebagai bahan yang dibuat oleh tanaman yang tidak dicerna oleh saluran pencernaan manusia. Serat adalah salah satu andalan dalam pengobatan sembelit. Serat dapat mengikat air dan menjaga air dalam usus sehingga menjaga feses tetap lunak dan mudah dikeluarkan. mengatasi susah buang air besar Buah berserat yang ampuh mengatasi susah buang ari besar yaitu buah pepaya. Jika ini tidak tersedia silahkan makan buah-buahan lainnya dan sayur-sayuran. Tapi hindarilah buah salak, yang malah akan membuat buang ari besar semakin sulit.

  • Banyak Minum

Cairan mutlak dibutuhkan untuk membuat konsistensi feses menjadi lunak dan melancarkan pencernaan. Jadi perbanyak minum air putih, tambahkan 2-4 gelas dibanding sebelumnya. Namun, harus menghindari minuman berkafein seperti kopi dan teh, karena minuman jenis ini malah bersifat membuat cairan (meningkatkan buang aair kecil)

  • Olahraga

Aktifitas fisik juga mempengaruhi kerja usus besar kita, jika kita aktif maka pencernaan juga lancar. Oleh karena itu rajinlah bergerak baik itu aktivitas fisik harian ataupun dengan cara olah raga. Hal ini akan merangsang pergerakan usus dan melancarkan buang air besar.

  • Stop Obat Tertentu

Jika baru-baru ini Anda minum obat tertentu maka harus dihentikan, jangan-jangan sembelit yang terjadi karena efek samping obat, atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan obat alternatif.

Terus kunjungi situs http://obatlemahsyahwatpalingampuh.alfianherbal.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya, karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga artikel menarik lainnya | Bagian Tubuh Yang Bila Dipijat Bisa Meredakan Rasa Sakit
Written By:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *